Servis Tie Rod dan Ball Joint Sendiri: Aman atau Tidak?
Pemeriksaan tanpa membongkar masih bisa dilakukan di rumah. Yang terpenting, mobil harus ditopang jack stand di titik tumpu yang kuat di permukaan rata, bukan hanya dongkrak:
- Lihat boot karet: Boot yang getas, sobek, atau berlumur gemuk hitam menandakan pelindung sudah rusak dan kotoran bisa masuk ke sendi.
- Goyang roda di posisi jam sembilan dan jam tiga: Dorong dan tarik bergantian. Jeda kosong atau ketukan pelan mengarah ke tie rod end yang longgar.
- Goyang roda di posisi jam dua belas dan jam enam: Goyangan atau ketukan di arah ini mengarah ke ball joint. Hasilnya dipengaruhi tipe suspensi dan posisi penopang, jadi anggap sebagai petunjuk awal, lalu konfirmasikan ke bengkel.
Bila salah satu uji menunjukkan kelonggaran, hentikan di situ dan jadwalkan pemeriksaan di bengkel. Anda tidak perlu membongkar apa pun untuk mendapat petunjuk ini.
Tanda Apa yang Tidak Boleh Ditunda?
Beberapa tanda menunjukkan sambungan kemudi atau suspensi sudah longgar dan sebaiknya segera diperiksa:
- Bunyi ketukan logam dari kolong depan saat melewati gundukan atau berbelok.
- Setir terasa kosong atau melayang pada kecepatan tinggi, sehingga pengemudi sering harus mengoreksi arah.
- Ban depan aus tidak rata, terutama di sisi dalam atau luar, yang bisa menandakan sudut roda bergeser.
- Mobil menarik ke satu sisi saat setir dilepas sebentar di jalan lurus dan rata.
Mengapa penggantian komponen ini wajib diikuti dengan proses wheel alignment?
Tie rod ikut mengatur sudut toe, yaitu arah hadap roda. Begitu komponen dilepas, setelan roda ikut bergeser.
Banyak orang mengira menghitung jumlah putaran ulir saat melepas tie rod lama sudah cukup untuk menjaga setelan roda, ternyata anggapan ini cukup keliru.