Penyebab Defogger Mobil Tidak Berfungsi dan Cara Mengatasinya

icon 21 February 2024
icon Admin

Defogger mobil yang tidak berfungsi membuat pandangan pengemudi akan terhalang embun yang muncul di kaca. Selain membuat tidak nyaman, hal ini juga berbahaya jika terus dibiarkan, terutama ketika mengemudi saat hujan turun dengan lebatnya. 

Itu sebabnya, penting untuk mengenali penyebab tidak berfungsinya komponen yang juga dikenal dengan sebutan antikabut atau antiembun ini. Lantas, faktor apa saja yang membuat defogger menjadi tidak berfungsi? Apakah bisa diperbaiki? Berikut penjelasannya. 

3 Penyebab Defogger Mobil Tidak Berfungsi

Secara garis besar, sebenarnya defogger pada mobil jarang mengalami kerusakan. Sebab, komponen ini dirancang secara sederhana berupa garis-garis horisontal yang terletak di belakang kaca mobil. 

Meskipun demikian, antiembun ini juga bisa tiba-tiba malfungsi yang umumnya disebabkan oleh pengguna dari kendaraan itu sendiri. 

Ada beberapa kondisi yang membuat komponen ini malfungsi yaitu putusnya kabel, koneksi yang longgar, atau kerusakan pada sekering. Berikut tiga penyebab yang membuat defogger tidak berfungsi yang membuat munculnya berbagai kondisi tersebut. 

  • Lupa Dinonaktifkan

Terkesan sepele, namun jika perangkat antiembun terus menyala saat tidak diperlukan akan membuatnya cepat rusak. Sebab, pada dasarnya alat ini tidak sama dengan AC yang ada pada mobil sehingga harus segera dimatikan ketika sudah tidak diperlukan. 

  • Cara Membersihkan Kaca Belakang Mobil yang Salah

Bentuk defogger berupa elemen pemanas tipis yang menempel di kaca belakang mobil. Itu sebabnya, Anda harus berhati-hati ketika akan membersihkan bagian ini, terutama saat menggunakan cairan pembersih. 

Terlalu keras dalam menggosok kaca belakang mobil tempat melekatnya elemen pemanas antiembun bisa menjadi penyebab tidak berfungsinya alat ini. Dampak yang paling remeh adalah soket yang terlepas. 

Sedangkan dampak yang paling parah adalah rusaknya bagian sekering, kawat, atau filamen komponen ini sampai dengan kabel yang putus. Hal ini berlaku juga apabila Anda salah dalam memilih cairan pembersih. 

Sebab, dalam cairan pembersih tersebut ada kemungkinan mengandung bahan yang membuat filamen menjadi korosi atau bahkan putus. Intinya, harus berhati-hati ketika membersihkan kaca belakang mobil dan selalu gunakan cairan pembersih yang sesuai. 

  • Teknik Penggantian Kaca Film yang Tidak Tepat

Salah satu cara untuk membuat tampilan mobil menjadi keren adalah dengan mengubah kaca film. Hanya saja, teknik pemasangan yang salah bisa membuat defogger mobil menjadi tidak berfungsi. 

Teknisi yang handal pasti akan memperhatikan posisi filamen komponen ini sebelum melakukan penggantian kaca film. Sebab, jika sampai tersenggol bisa menyebabkan ada bagian filamen kaca yang putus.

Cara Mengatasi Defogger yang Malfungsi

Khusus untuk defogger belakang mobil bersifat elektrikal karena berupa kawat tembaga yang dihubungkan dengan soket pemanas. Itu sebabnya, jika tiba-tiba komponen ini bermasalah, hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengecek jalur kelistrikan atau soket tersebut. 

Selain mengecek jalur kelistrikan, periksa juga kondisi bagian sekering, apakah masih berfungsi dengan baik atau putus. Apabila hanya sekadar longgar atau lepas, Anda hanya perlu memasangnya kembali. 

Berbeda jika ada elemen pemanasnya yang rusak, maka satu-satunya cara adalah dengan memperbaiki atau mengganti bagian yang rusak. 

Beberapa gerai aksesoris mobil menawarkan jasa servis perbaikan defogger dengan perhitungan biaya perbaikan per titik dengan harga puluhan ribu rupiah. Sedangkan untuk biaya penggantiannya umumnya dipatok dengan harga mencapai ratusan ribu rupiah. 

Jangan Tunggu Rusak! Hindari dengan Cara Ini!

Mahalnya biaya perbaikan maupun penggantian defogger mobil bisa menjadi pengingat agar tidak sembarangan saat membersihkan kaca belakang kendaraan Anda. Bisa dengan cara berhati-hati saat mengelap bagian ini atau pemilihan cairan pembersih yang tepat.